24 Feb 2018

Kue Miche Bu Kitty


 
Dimuat di Majalah Bobo

Kue Miche Bu Kitty
Oleh: Suci Shofia

Pussy dan Mio asyik bermain kejar-kejaran di halaman rumah. Kedua anak kucing ini suka sekali bercanda. Saat Mio sedang tidur, Pussy iseng mencolek telinga Mio. Pernah ketika Pussy sedang asyik makan, ekor Pussy dibuat mainan sama Mio. Kadang mereka saling tabrak satu sama lain.
“Pus, lihat! Ada kue Miche!” teriak Mio.
Mio segera berlari ke depan rumah. Dia mengigit kue rasa keju tersebut, lalu membawanya ke halaman.
“Wah, untung ada kue Miche. Kalau tidak, bakalan kelaparan kita,ucap Mio.
“Iya, Mio, stok makanan kita habis,” balas Pussy.

10 Feb 2018

Boneka Baru Fiona



Dimuat di Majalah Bobo


Boneka Baru Fiona
Nurul Hidayati

         
          Fin gelisah, hari ini Fiona akan ulang tahun. Fin takut, Fiona akan mendapatkan boneka baru, yang akan menggantikan posisinya
          Saat ini, Fin sedang duduk di meja biru di kamar Fiona. Hari ini Fiona merayakan ulang tahunnya yang ke enam. Fin melihat keluar. Dari jendela yang terbuka di kamar Fiona, Fin melihat kesibukan Papa dan Mama Fiona mempersiapkan hari istimewa ini.
          “Fiona! Telepon, buat kamu! Dari Tante Anna!” seru Mama. Tante Anna, adik Mama yang tinggal di luar kota.
          “Waah, asyiik!” mata Fiona berbinar saat mengangkat telepon genggam Mama.
Hmm, Fiona pasti membayangkan, betapa senangnya kalau Tante Anna datang di hari ulang tahunnya. Fiona keponakan kesayangan Tante Anna. Tak heran, Fiona tak sabar mengetahui kado apa yang diberikan Tante Anna kali ini.

1 Feb 2018

Si Belly

                                   
Dimuat di Harian Lampung Pos
                         

                                                           Si Belly
                                                          Oleh: Suwanda

         “Uhuk... Uhukkk...” Belly terbatuk-batuk. 
         Belly adalah sepeda mini berwarna merah muda bergambar Hello Kitty dengan keranjang kecil berwarna putih yang berhias pita merah muda. Di stang sebelah kanan menempel bel berwarna emas, dan di ujung kedua stangnya terdapat rumbai-rumbai berwarna merah muda.
        “Uhhh... Banyak sekali debu di sini.” Belly menggerutu sambil membersihkan debu di tubuhnya. 

22 Jan 2018

Toko Bunga Pak Gerald

Dimuat di Majalah Bobo

Toko Bunga Pak Gerald
Oleh: Suci Shofia

Sore itu Pak Gerald sibuk bersiap untuk pergi ke kota Valens. Dia diminta Pak Walikota untuk menghias salah satu taman kota di sana. Pak Gerald terkenal dengan kepandaiannya menata dan merawat bunga. Selama seminggu berada di kota, dia ingin memastikan toko bunganya G Flowers tetap terjaga dengan baik.
“Hans, selama aku di kota, tanggung jawab toko ini aku serahkan padamu. Jaga baik-baik dan pastikan pelanggan puas dengan pelayanan kita,” Pak Gerald mengingatkan Hans anak buahnya.

14 Jan 2018

Kebun Bunga Floreta

                                                   
Dimuat di Majalah Bobo

                               Kebun Bunga Floreta                                                  
                                        Melani Putri

            Di atas bukit Hildia berdiri sebuah rumah mungil yang indah. Rumah itu milik Floreta, si kurcaci perangkai bunga. Ia menanam aneka bunga yang cantik dan harum di pekarangan rumahnya. Floreta bekerja keras merawat kebun bunganya sendiri. Ia merasa bangga karena bunga-bunganya paling indah di seluruh desa Hildia.
Suatu pagi Floreta terkejut ketika menemukan kebun bunganya berantakan. Di rumpun pohon bunga peony, beberapa ranting tampak patah. Bunga peony yang harusnya dipanen hari ini sudah hilang. Floreta menangis tersedu-sedu. Dodi kurcaci pengantar surat yang mendengar tangisan Floreta segera menghampirinya.

19 Des 2017

Resep Rahasia Bu Edwina

Dimuat di majalah Bobo


RESEP RAHASIA BU EDWINA
Oleh: Ruri Ummu Zayyan

Di ujung jalan desa Wolden terdapat toko roti dan kue milik Bu Flora. Sayangnya,Bu Flora merasa makin hari tokonya makin sepi saja.
“Cobalah kau pergi ke toko kue di desa Winsbury. Aku dengar toko itu sangat laris. Toko itu milik sahabatmu, Edwina kan?” saran Pak Arthur, suami Bu Flora suatu hari.
“Ah, barangkali ada sesuatu yang bisa aku pelajari di sana. Mungkin Edwina punya resep rahasia. Semoga ia tidak keberatan membaginya denganku,” pikir Bu Flora. Dengan menumpang kereta kuda Pak Peter, petani yang akan mengantar wortel ke desa Winsbury, sampailah Bu Flora di toko Bu Edwina pagi-pagi sekali.

4 Nov 2017

Kerucut Bibi Karen

Dimuat di majalah Bobo


KERUCUT BIBI KAREN
Oleh: Ruri Ummu Zayyan

Putri Amelia sedang bersedih.Bibi Karen, pengasuh yang sangat disayanginya baru saja meninggal. Saat sakit parah, dengan terbata-bata, Bibi Karen hanya mengucapkan, “kerucut..., perdamaian..., kamu dan Adrian pasti bisa” sambil memberikan sebuah kerucut dari kertas.
Putri Amelia dan Bibi Karen berencana akan menghias kerucut itu untuk topi karnaval musim panas. Tapi Bibi Karen keburu meninggal.
“Mungkin Bibi Karen ingin kau menyelesaikan hiasan topi itu,” kata Pangeran Adrian, kakak Putri Amelia.
Lalu apa maksud Bibi Karen dengan kata perdamaian? Putri Amelia bertanya-tanya.
“Kak, apa kerucut bisa membawa perdamaian?” tanya Putri Amelia pada Pangeran Adrian.
“Hmm.. Mungkin kau bisa menghiasnya dengan kata “perdamaian”. Kau ajak teman-temanmu juga. Sambil berdoa semoga perang segera berakhir. Tuhan suka mengabulkan doa anak-anak,” jawaban Pangeran Adrian membuat mata Amelia berbinar.
 

Rumah Kurcaci Pos Template by Ipietoon Cute Blog Design