16 Agt 2018

Gaun Istimewa Listy



      Di Kota kemchi, tinggal seorang penjahit baju. Namanya Bu Roche. Ia tinggal bersama suaminya, Pak Don serta kedua anak perempuannya, Rulle dan Rumme.



     Jahitan baju Bu Roche sangat bagus dan rapi. Bu Roche bisa menjahit baju model apa saja. Selain itu, ongkos jahitan Bu Roche juga murah. Makanya, pelanggan Bu Roche sangat banyak.

     Suatu hari, Bu Roche melihat seorang wanita sedang berdiri di depan rumah jahitnya. Ia bukan pelanggan Bu Roche. Bu Roche menghampiri wanita yang berpakaian sederhana itu.

10 Agt 2018

Sapu Terbang Nenek Pelipe



Eum.. Nenek Pelipe menghembuskan napas. Sudah dua jam ia duduk di tokonya. Tapi belum ada satu pun yang datang ke toko sapu terbangnya.

“Kenapa akhir-akhir ini sepi sekali?” pikir Nenek Pelipe.

Nenek Pelipe mempunyai toko sapu terbang. Nenek Pelipe membuat sendiri sapu terbang itu. Dahulu, Nenek Pelipe belajar dari ayahnya yang juga pembuat sapu terbang.

Sayangnya, sekarang toko sapu terbang Nenek Pelipe mulai sepi pengunjung. Itu karena anak-anak negeri Magic mulai malas belajar memakai sapu terbang. Mereka lebih suka memakai sepeda kereta angin.

2 Agt 2018

Rori

Dimuat di Majalah Bobo
                       
                                       Rori
                                      Bambang Irwanto

“Selesai,” Pak Marcel menarik napas lega sambil memandang sebuah boneka di tangannya.

Boneka itu terbuat dari kain perca yang diisi kapas. Matanya  dari sepasang kancing berwarna merah. Hidungnya dari sebutir manik-manik, dan mulutnya hanya dijahit benang.

“Ehm, apa nama bonekea ini, ya?” Pak Marcel berpikir sejenak.  “Baiklah, namamu Rori. Semoga ada orang yang segera membelimu, ya!” kata Pak Marcel sebelum beranjak tidur malam.

Sayangnya, sudah berbulan-bulan Rori dipajang di etalase toko, tidak seorang anak pun berniat membelinya. Anak-anak lebih suka membeli boneka panda, boneka putri atau beruang. Rori sangat sedih.

26 Jul 2018

Cecilia



                            
                             Cecilia
                           Bambang Irwanto


        Cecilia adalah gadis yatim piatu yang baik dan sederhana. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, Cecilia membantu tetangga membersihkan rumah dan mencuci baju. Walau upahnya sedikit, tapi Cecilia selalu bersyukur.
        Hari itu, Cecilia sedang bekerja di rumah Nyonya Fenita. Nyonya Fenita adalah orang terkaya di kota Welmar. Nyonya Fenita mempunyai dua orang anak gadis, namanya Ranitha dan Radisa.
Toktoktok. Cecilia mendengar suara pintu diketuk, saat ia sedang menyapu lantai.. bergegas Cecilia membuka pintu. Ia terkejut melihat dua pria berbadan besar berdiri di depan pintu.

23 Jul 2018

Cara Memasukan Tokoh Benda Mati yang Sepasang Dalam Cerita Dongeng


Menulis cerita anak itu memang menyenangkan. Teman-teman bisa menulis beragam jenis cerita. Mulai dari cerpen realis, cerita detektif, cerita misteri, cerita futuristik, cerita fantasi, dan dongeng. Berbagai ide bisa teman-teman kembangkan dan berimajinasi seluas-luasnya.

Berbeda dengan tokoh cerpen dalam cerita anak yang harus orang, tokoh untuk dongeng itu lebih bervariasi. Kita bisa menjadikan tokoh dongeng kita itu kurcaci, peri, penyihir, pohon, bunga, sampai benda mati. 



21 Jul 2018

Koki Rakani

Ide cerita ini berasal dari saudara sepupu saya yang bekerja sebagai koki di sebuah hotel di Hongkong. Saat dia cuti ke Indonesia, saya main ke rumahnya, mau minta oleh-oleh hahaha. Dia lalu bercerita, kalau di sana saat bekerja, tidak ada saling bertanya ini itu. Tapi dia yang harus berusaha mencari tahu, bagaimana caranya.

Maka lahirnya ide cerita Koki Rakani ini. selamat membaca. Semoga menginspirasi 

Dimuat di Majalah Bobo


                                                            Koki Rakani 

                                                    Oleh Bambang Irwanto

Sejak kecil, Rakani suka membantu ibunya berjualan makanan di warung makan depan rumahnya. Ia membantu memasak dan mencuci piring. Sesekali Rakani melayani pembeli.

18 Jul 2018

Cara Memasukan Pesan Moral Pada Cerita Anak

                   

Banyak teman yang bertanya kepada saya, apakah harus ada pesan moral pada cerita anak?

Jawaban saya, ya! Pesan moral harus ada dalam cerita anak yang saya tulis. Karena pesan moral itulah yang sebenarnya ingin saya sampaikan kepada pembaca anak-anak melalui cerita yang saya tulis. Lalu biar ceritanya semakin ciamik, saya masukan info-info menarik juga sesuai ceritanya. Jadi setelah membaca cerita yang saya tulis, maka anak-anak akan mendapatkan sesuatu.

Misalnya pesan moralnya harus mendengarkan nasihat orang lain. Jadi ceritanya tentang Bu Rosela yang akan pergi ke peternakan lebah. Dia memakai banyak parfum. Semua temannya sudah mengingatkan. Tapi Bu Rosela ngeyel. Akhirnya di peternakan lebah, Bu Rosela disengat lebah. Kenapa? Karena lebah suka wangi-wangian, dan itulah info tambahannya. Cerita lengkapnya  mampir di sini, ya... 
 

Rumah Kurcaci Pos Template by Ipietoon Cute Blog Design